<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Oryza_Sativa's Blog</title>
	<atom:link href="http://kurniawan6883.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kurniawan6883.wordpress.com</link>
	<description>Sekedar meniru ilmu padi makin berisi makin merunduk.............</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Oct 2009 04:36:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kurniawan6883.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Oryza_Sativa's Blog</title>
		<link>http://kurniawan6883.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kurniawan6883.wordpress.com/osd.xml" title="Oryza_Sativa&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kurniawan6883.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pelatihan Jip</title>
		<link>http://kurniawan6883.wordpress.com/2009/10/06/pelatihan-jip/</link>
		<comments>http://kurniawan6883.wordpress.com/2009/10/06/pelatihan-jip/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 04:36:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sir Agoes</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kurniawan6883.wordpress.com/2009/10/06/pelatihan-jip/</guid>
		<description><![CDATA[Walah2 ternyata pelatihan jip iku maknyus. semakin saya tambah lemu alias gendut, gendut pula ilmuku&#8230;.weh weh nggak rugi ternyata<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=109&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Walah2 ternyata pelatihan jip iku maknyus. semakin saya tambah lemu alias gendut, gendut pula ilmuku&#8230;.weh weh nggak rugi ternyata<img src="http://kurniawan6883.files.wordpress.com/2009/10/henshin.jpg?w=284&#038;h=300" alt="henshin" title="henshin" width="284" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-108" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kurniawan6883.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kurniawan6883.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kurniawan6883.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kurniawan6883.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kurniawan6883.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kurniawan6883.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kurniawan6883.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kurniawan6883.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kurniawan6883.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kurniawan6883.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kurniawan6883.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kurniawan6883.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kurniawan6883.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kurniawan6883.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=109&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kurniawan6883.wordpress.com/2009/10/06/pelatihan-jip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f1bb8820596f8b7b421f8f8c32db464?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sir Agoes</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kurniawan6883.files.wordpress.com/2009/10/henshin.jpg?w=284" medium="image">
			<media:title type="html">henshin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Zakat Berimbas Tragedi</title>
		<link>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/09/17/zakat-berimbas-tragedi/</link>
		<comments>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/09/17/zakat-berimbas-tragedi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 06:56:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sir Agoes</dc:creator>
				<category><![CDATA[Free]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kurniawan6883.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Zakat merupakan rukun Islam ke empat, dan Allah sendiri memerintahkan umat Islam yang mampu dan berkecukupan untuk berzakat dari sebagian hartanya. Al Qur’an pun sering menyinggung mengenai kewajiban berzakat. Ngobrol soal zakat sebenarnya cukup mudah bagi kita yang sudah dicukupkan &#8230; <a href="http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/09/17/zakat-berimbas-tragedi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=96&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Zakat merupakan rukun Islam ke empat, dan Allah sendiri memerintahkan umat Islam yang mampu dan berkecukupan untuk berzakat dari sebagian hartanya. Al Qur’an pun sering menyinggung mengenai kewajiban berzakat. Ngobrol soal zakat sebenarnya cukup mudah bagi kita yang sudah dicukupkan rezekinya oleh Allah untuk berzakat. Dalam skala kecil menyisihkan 2, 5 % dari harta kita untuk disalurkan kepada orang lain yang membutuhkan, dalam hal ini kaum fakir miskin terutama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Melalui zakat pada dasarnya secara tidak langsung bisa membantu program pemerintah mengentaskan kemiskinan asalkan dikelola dengan amanah dan profesional. Mengapa zakat bisa sedemikian pentingnya, karena di dalam rizki berupa harta benda yang telah diberikan oleh Allah kepada kita terdapat hak orang lain yang harus kita berikan. Sejenak mari kita flashback ke zaman Rasulullah dan Khulafaur Rasyiddin di mana zakat merupaka tiang utama penyangga ekonomi negara. Para golongan saudagar tanpa harus ditagih, menyalurkan sebagian keuntungan mereka ke badan Amil Zakat yang dibentuk pada waktu itu. Dan luar biasanya Zakat yang terkumpul dengan lancarnya disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan. Begitu mulianya hati orang-orang yang berzakat di jalan Allah pada waktu itu.</span><span id="more-96"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Realita sekarang agak bergeser dari masa lalu, sekarang banyak orang berzakat namun makin banyak pula ’kaum papa’ (yang mengaku papa). Enatah apa yang terjadi? Apakah karena niatnya yang sudah tidak lagi mengharap ridha Allah&#8230;atau badan penyalur zakat dikelola oleh orang-orang yang tidak amanah, curang dan licik. Wallahu A’lam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Mungkin pertanyaan di ataslah yang memicu Haji Saikon, Saudagar Kaya dari Pasuruan yang hartanya tak akan habis tujuh turunan (maklum boss Gudang Garam) berniat baik berzakat di Jalan Allah hanya saja mungkin cara beliau yang salah, sehingga korban pun berguguran&#8230;dan seperti yang dikabarkan di media massa telah jatuh 21 korban. Sangat Luar Biasa&#8230;padahal kalau dipikir yang diterima per gundul hanyalah uang sejumlah 30.000 rupiah. Jumlah yang sedikit dan tidak setimpal dengan cara memperolehnya yang harus menyabung nyawa (dramatis banget).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Kasus diatas sepertinya menjadi catatan kelam untuk pemerintahan kita dari masa ke masa di mana jumlah rakyat yang miskin tidak makin berkurang justru makin membludag. Yang patut di herankan setiap menjelang hari besar, pemilu dan momen penting lainnya di mana orang-orang yang merasa hartanya berlebih ingin berbagi langsung (live istilahnya) dengan kaum fakir miskin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Mungkin hal ini lah yang membuat fakir miskin di indonesia menjadi bertambah banyak secara temporal. Betapa tidak Uang yang akan di bagikan itu di sebar begitu saja tanpa ada pendataan bahwa si penerima memang benar-benar berhak menerima uang tersebut. Ibaratnya uang yang dibagikan tersebut adalah uang dari langit, yang berhak dinikmati oleh semua orang. Bisa dimungkinkan karena pemikiran seperti itulah orang-orang berkecukupan berubah menjadi miskin atau istilahnya miskin dadakan. Bagi mereka rasa malu sudah tidak berlaku, bahkan rasa itu di buang jauh-jauh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Sungguh ironis hanya karena sejumlah uang yang dianggap jatuh dari langit menimbulkan warga miskin dadakan atau musiman. Hmm&#8230;sebegitu parahkah moral manusia Indonesia? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Namun mari kita kembalikan semua itu dari niat kita. Zakat pada hakekatnya luar biasa mulia dan sarana untuk berbagi namun terkadang dilakukan dengan cara yang kurang sesuai dengan aturan agama. Marilah berzakat hanya untuk Allah dengan cara yang diridhai Allah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Selamat memborong Obral Pahala di Bazaar Ramadhan ini! <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV"><span> </span><span> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kurniawan6883.wordpress.com/96/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kurniawan6883.wordpress.com/96/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kurniawan6883.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kurniawan6883.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kurniawan6883.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kurniawan6883.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kurniawan6883.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kurniawan6883.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kurniawan6883.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kurniawan6883.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kurniawan6883.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kurniawan6883.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kurniawan6883.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kurniawan6883.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kurniawan6883.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kurniawan6883.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=96&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/09/17/zakat-berimbas-tragedi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f1bb8820596f8b7b421f8f8c32db464?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sir Agoes</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kusumaning Ati</title>
		<link>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/09/17/kusumaning-ati/</link>
		<comments>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/09/17/kusumaning-ati/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 06:17:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sir Agoes</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kurniawan6883.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Malam itu tak seperti biasanya rembulan tersipu-sipu malu di balik awan. Desir angin menembus kulit menambah dingin suasana malam itu. Sayup-sayup terdengar alunan lagu campursari Didi Kempot dari radio fm tuaku yang selalu setia menemani malam-malamku, selalu mencoba menghiburku dikala &#8230; <a href="http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/09/17/kusumaning-ati/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=90&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Malam itu tak seperti biasanya rembulan tersipu-sipu malu di balik awan. Desir angin menembus kulit menambah dingin suasana malam itu. Sayup-sayup terdengar alunan lagu campursari Didi Kempot dari radio fm tuaku yang selalu setia menemani malam-malamku, selalu mencoba menghiburku dikala duka dan tertawa dikala suka. Kebetulan lagu yang dibawakan malam itu berjudul ”Kusumaning Ati”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><em>Kusumaning Ati&#8230;</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><em>Wong ayu sing tak anti-anti…</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><em><span lang="SV">Mung tekamu bisa gawe tentreming atiku&#8230; </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Lagu itu terdengar merdu di telingaku, dan entah kenapa lagu itu menghanyutkan semua persaaanku pada malam itu. Sambil menikmati alunan nada kucoba merebahkan diriku di bale bambu kesayanganku. Sejenak mataku terpaku pada sebuah foto yang ada di handphoneku. Foto seorang gadis manis dengan posenya yang natural dan elegan. Ia terlihat manis tanpa polesan make up amaupun riasan lainnya. Jilbabnya terlipat rapi, buka jilbab instant asal pasang.</span><span id="more-90"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Meskipun ekspresi wajahnya tidak begitu jelas namun terlihat senyum manisnya yang menyentuh kalbu. Detik demi detik wajah itu menghipnotisku, membawaku melayang. Ia tidak secantik Aphrodite, sang dewi cinta, tidak pula setegar Athena, sang dewi pengetahuan. </span>Namun hatiku tetap berkata ia merupakan seorang titisan dewi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">“BIM!” Suara itu membuyarkan lamunanku. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Alah mak Bim&#8230;foto gadis cantik itu lagi yang kau pandang&#8230;tak bosan-bosannya kau memandangnya” Bang Azrul menegurku sambil duduk di depanku seraya menikmati kopi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Ah abang ini bisa saja” jawabku tersipu malu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Abimanyu&#8230;Abimanyu&#8230;kau ini pria yang aneh menurut awak&#8230;coba kau lihat diri kau&#8230;tak puas-puasnya kau pandangi itu foto&#8230;sudahlah kau lamar saja dia beres kan? Apalagi kau ini sudah cukup umur Bim!” Seperti biasa Bang Azrul menggodaku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Aku terdiam seribu basa, bukan karena kehabisan ide atau kata-kata namun perasaan dan logikaku belum menyatu. Melihatku diam Bang Azrul pun tersenyum, sepertinya ia paham akan apa yang sedang kurasakan. Tanpa membalas pertanyaan Bang Azrul kubalikkan badanku dan perlahan kupejamkan kedua mataku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">***</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Abimanyu, itulah namaku. Nama yang diambil dari tokoh pewayangan putra sang Arjuna yang berwajah tampan dan berjiwa satria. Hanya sayangnya aku tak seberuntung Abimanyu dalam pewayangan. Keadaan fisikku berbanding terbalik&#8230;jauh dari tampan seperti Abimanyu. Mungkin karena badanku yang super gendut inilah yang membuatku tak mirip dengan sang tokoh wayang. Parahnya lagi petualangan cintaku juga tak seberuntung Sang Abimanyu dalam wayang dimana ia bisa mendapatkan pasangan hidup yang luar biasa cantik. Sedangkan aku boro-boro mendapat pasangan cantik&#8230;banyak gadis yang menolak cintaku (waduh kenapa jadi buka rahasia). Mungkin karena badanku yang endut ini membuat mereka merasa risih berada di dekatku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Sebenarnya aku sudah bosan mencari cinta yang tak kunjung datang, namun entah kenapa Cupid selalu menusukkan panah-panah asmaranya di hatiku. Hingga saat ini hatiku tertambat pada sosok gadis yang selalu kupandangi fotonya tiap malam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Memang cinta itu rumit dan <em>njlimet</em> susah untuk di ungkapkan dengan logika. Dan semuanya itu bermula dari satu bulan yang lalu di mana si Cupid mulai menggoda hatiku dengan pesona wajah Ratri Kusumaningtyas, gadis yang selalu kupandangi fotonya. Setahun sudah aku kenal Ratri namun baru kali ini muncul perasaan yang bergejolak di dalam hati pada saat ku berada di dekatnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Kami berdua memang bekerja pada institusi yang sama, tepatnya bergerak di bidang pendidikan. Sebagai staff pengajar secara otomatis kami sering bertatap muka dan ngobrol tentunya. Hanya saja kesan pertamaku terhadap Ratri adalah sosok cewek manja, jaim, dan tipe anak mami. Tidak pernah sedikitpun terbersit keinginan untuk mendekati bahkan menaruh hati padanya. Bagiku Ratri bukanlah tipe gadis idamanku. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Namun kenapa sebulan ini seakan-akan hanya Ratri yang selalu menghiasi hatiku&#8230;oh apa kata dunia&#8230;aku jatuh cinta dengan Ratri. Mungkin ini karma yang harus kuterima karena sikapku yang sok antipati terhadapnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">*** </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”BIM! Bangunlah KAU&#8230;Tak mengajar memangnya kau hari ini?” Suara Bang Azrul bagai Ayam jantan berkokok membangunkan tidurku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Ya mengajarlah bang” jawabku malas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Ya Sudah! Segera Mandi Sana, Nanti Kau terlambat lagi!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Akupun segera menuju kamar mandi dan menikmati segarnya air dingin yang mengguyur tubuhku. Entah kenapa hari ini aku bersemangat sekali berangkat bekerja. Mungkinkah karena Ratri?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Tak lama kemudian aku pun sudah bersiap berangkat ke kantor, Bang Azrul pun dengan setia menanti di jok belakang motorku. Dan pagi itu kami berdua seperti biasanya meninggalkan rumah menuju kantor tempat kami menjalani sisi lain kehidupan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Dan sepertinya hari ini Tuhan memberiku Anugrah, tak kusangka Ratri sudah menungguku di depan pintu Kantor. </span>Pucuk dicinta Ulam pun tiba.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;">”<em>Good morning Sweety</em>”, sapaku</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;">”<em>Morning</em> <em>Bim</em>”, jawab Ratri tersenyum kecil</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Oya Bim kamu ada waktu sebentar? Ratri mau ngobrolin sesuatu nih sama kamu”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Ngobrol? Nggak biasanya deh&#8230;memang ada apa sih?” Jawabku agak jaim.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Ya ngobrol soal kerjaan dong&#8230;memangnya apalagi?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;">”Ooh kirain ngobrol soal kita”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;">“<em>What?</em>” Ratri penasaran</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;">“<em>Just forget it, well</em> gimana yah…jam 10.00 di kantin Ok! <span lang="SV">Soalnya aku harus mengajar dulu” sahutku dengan nada cuek.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Baiklah, <em>deal</em>”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Ratri pun segera berjalan meninggalkan diriku yang masih terus menatapnya, hingga akhirnya bayangannya hilang dari hadapanku. Aku segera tersadar dan beranjak menuju ke kelas di mana anak-anak didikku sudah menunggu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Tak terasa waktu terus berlalu dan waktu telah menunjukkan jam 10.10 namun Ratri belum juga muncul di hadapanku. Aku hanya bisa termangu menunggu dengan sejuta khayalan menghiasi pikiranku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Sorry, aku sedikit terlambat” ucapan itu membuyarkan semua fantasi dan lamunanku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Eh..nggak kok baru 10 menit” aku merasa gugup melihat Ratri duduk di hadapanku. Belum pernah dia sedekat ini denganku. Wajahnya memang terlihat jelas manis seperti titisan sang Dewi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Hei&#8230;ada yang salah denganku?” Ratri agak salah tingkah ketika mataku masih terus menatap kecantikan dirinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Tidak&#8230;tidak ada yang salah&#8230;perfect”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Lantas kenapa kamu masih menatapku terus?” Ratri menjadi tambah penasaran.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Ohh&#8230;maafkan aku Ratri&#8230;pesona kecantikanmu membuatku tak bisa memalingkan muka.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Ahh gombal, sudah langsung ke intinya saja”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Hei&#8230;hei, janganlah terburu-buru&#8230;relakslah&#8230;nona manis kamu mau minum apa?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;">”Lemon tea”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Baiklah&#8230;Mas Lemon tea dua!” kataku pada si pelayan yang menghampiriku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Okey aku siap&#8230;kita mau ngobrolin apa?” aku bertanya dengan rasa penasaran</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Dengan detail Ratri menjelaskan mengenai permintaan Big Boss terhadapnya. Ia diminta untuk mempersiapkan project yang beresiko tinggi. Memang resikonya sangat tinggi karena nama sekolah yang dipertaruhkan. Memang untuk project sebesar ini Ratri belum begitu familiar, bisa dimaklumi dia kan seorang <em>newbie</em> dalam project-projet penting seperti ini.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Well sepertinya aku nggak minat dengan project ini&#8230;<em>it’s time for you sweety to show up</em>” aku merasa malas membantu Ratri dalam proyek yang ditawarkannya padaku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Jangan gitu dong Bim&#8230;kamu tega membiarkan aku bergerak sendiri menuju sarang penyamun&#8230;Ayolah Bim masa kamu tega &#8230;kamu tahu kan karakter Big Boss gimana? Ratri menatap wajahku dengan pandangan mengiba. Tak tega rasanya aku memandang wajahnya yang putih bersih berubah pucat mengiba. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Aku terdiam sejenak, berpikir. Logikaku bersikeras agar aku tak turut campur dalam urusan project yang di handle oleh Ratri. Namun hati kecilku berkata lain, sungguh teganya aku membiarkan seorang gadis manis yang senyumnya selalu menghiasi malam-malamku berada di ujung tanduk sendirian. Sungguh kejamnya diriku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”BIM!” Suara merdu itu membuyarkan pikiranku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Eh&#8230;sampai mana kita tadi?” </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Ayolah Bim&#8230;kamu mau kan membantu aku menyelesaikan project dari Big Boss ini?” Ratri masih <em>kekeuh</em> dengan ajakannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Hmm, baiklah tapi dengan satu syarat&#8230;..” aku terdiam sejenak menghentikan perkataanku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Syaratnya apa? Ayo Bim katakan&#8230;aku akan turuti asal kamu mau bantu aku”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Syaratnya simple&#8230;kamu tidur sama aku malam ini gimana?” kataku dengan nada serius.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Gila kamu Bim&#8230;Najis tau&#8230;aku bukan perempuan murahan!” Ratri berteriak dengan nada tinggi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Lho kok marah? Katanya mau menuruti apa saja persyaratanku asal aku mau membantumu&#8230;so jangan sewot dong?” dengan nada santai aku menjawab kemarahan Ratri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Iya juga sih&#8230;tapi bukan hal seperti itu yang mau aku turuti” Ratri menunduk perlahan wajahnya memerah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Ha..ha..ha <em>I’m just joking</em> manis” aku tertawa dengan keras. Akhirnya akau bisa membuat gadis manis ini terjebak dengan ucapannya sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Hei nona manis&#8230;aku bukan tipikal pria hidung belang yang akan berusaha mencari kesempitan dalam kesempatan.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”So&#8230;apa syaratmu?” Wajah Ratri pun kembali cerah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Gimana kalau selama seminggu kamu traktir aku cappucino?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”That’s good offer, okey Deal ya!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">”Deal”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Kamipun tertawa bersama, hari itu seakan hari yang paling indah diantara hari-hari sebelumnya bagiku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">***</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Sejak saat itu hubunganku dengan Ratri semakin dekat, namun hubungan itu bukanlah hubungan yang selama ini kuinginkan. Kami bukanlah sepasang kekasih, kami hanyalah partner kerja. Aku tak merasa yakin perasaan yang kurasakan akan ditanggapi Ratri dengan serius. Selama ini yang kurasakan perhatiannya padaku hanya sebatas <em>partner or friends</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Malam-malamku menjadi lebih semrawut dibandingkan malam-malam sebelumnya. Deadline project yang menumpuk di tambah hatiku yang berkecamuk tak karuan memandangi senyum Ratri yang tidak semakin memudar tiap harinya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Logika dan hati kecilku saling bertarung memperebutkan hegemoni keputusan akhir apa yang harus kulakukan, haruskah aku dengan tegas meminta Ratri menjadi pendamping hidupku? Atau haruskah aku berdiam diri menikmati rasa sakit dan semrawutnya hatiku? Oh Tuhan apa yang harus aku lakukan. Haruskah aku menuruti saran Bang Azrul untuk menuruti isi hatiku?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Mataku mulai terpejam, sayup-sayup suara merdu alunan musik campursari ”Ketaman Asmara” makin menambah semrawutnya hatiku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><em><span lang="SV">Yen arep crita karo sapa</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><em><span lang="SV">Yen ora crita kok tambah nelangsa</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><em><span lang="SV">Apa kaya ngene rasane ketaman asmara&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Ratri Kusumaningtyas&#8230;kenapa dari sekian wanita yang pernah kucintai hanya kamu yang selalu menghantui hidupku. Hanya kamu yang selalu mengusik perasaanku. Ratri Kusumaningtyas&#8230;Kusumaningtyas&#8230;tyas bermakana hati&#8230;Kusumaningtyas bisa dimaknai Kusumaning Ati. Mirip seperti judul lagu campursari favoritku yang sering dinyanyikan Didi Kempot.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Ratri sudah menjadi kusumaning ati bagiku. Mungkin dialah sosok wanita yang aku idamkan selama ini. Sepertinya benar apa yang disampaikan Bang Azrul kepadaku, turutilah apa kata hatimu. Dan hatiku sekarang berkata Apapun yang terjadi&#8230;Ratri aku mencintaimu sepenuh hati. Hidupku hampa tanpa hadirmu. Besok adalah hari baru dimana aku akan terbebas dari jerat kebimbangan perasaanku terhadap Ratri. Apapun yang terjadi esok hari Ratri harus tahu apa isi hatiku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span lang="SV">Patean, 17 September 2008</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;">Untuk seseorang yang selalu menjadi kusumaning atiku&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;">Kelanjutannnya silahkan klik link berikut: http://kemudian.com/users/marquize_zhu</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kurniawan6883.wordpress.com/90/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kurniawan6883.wordpress.com/90/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kurniawan6883.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kurniawan6883.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kurniawan6883.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kurniawan6883.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kurniawan6883.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kurniawan6883.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kurniawan6883.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kurniawan6883.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kurniawan6883.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kurniawan6883.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kurniawan6883.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kurniawan6883.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kurniawan6883.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kurniawan6883.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=90&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/09/17/kusumaning-ati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f1bb8820596f8b7b421f8f8c32db464?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sir Agoes</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>De GCS Squad</title>
		<link>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/08/06/de-gcs-squad/</link>
		<comments>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/08/06/de-gcs-squad/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 08:55:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sir Agoes</dc:creator>
				<category><![CDATA[Free]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kurniawan6883.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Chapter 1. Dusun Rowoasri pekat malam itu. Pohon-pohon albasia yang menyelimutinya menampakkan bayang-bayang kelam, juga pohon kopi dan asem. Hanya suara kelelawar menggoyang-goyang buah rambutan di pohonnya yang juga gelap. Mungkin akan hujan, mungkin juga tidak. Tak ada yang tahu, &#8230; <a href="http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/08/06/de-gcs-squad/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=82&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Chapter 1.</p>
<p class="MsoNormal">
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="SV">Dusun Rowoasri pekat malam itu. Pohon-pohon albasia yang menyelimutinya menampakkan bayang-bayang kelam, juga pohon kopi dan asem. Hanya suara kelelawar menggoyang-goyang buah rambutan di pohonnya yang juga gelap. Mungkin akan hujan, mungkin juga tidak. </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="SV"> Tak ada yang tahu, bahwa ada sekelebat bayangan melintas. Cepat seperti kilat. Tak jelas wujudnya,  tapi kilauan matanya seperti kilauan mata kucing tertimpa sinar bulan di musim kemarau. Tapi dengusnya adalah nafas manusia. Kemudian terdengar suara berderak. Ada beberapa keributan, teriakan dan juga lengkingan. Dengan sangat cepat kelebat bayangan itu melesat pergi. Seketika suasana dusun Rowoasri menjadi ramai, hampir semua rumah terbakar. Teriakan penduduk bersahut-sahutan, ada yang meminta tolong ada yang berusaha menyelamatkan diri.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="SV"> Pagi harinya, ketika matahari belum penuh keluar dari timur. Sekelompok pasukan khusus telah berjaga di sekitar dusun Rowoasri. Rupa-rupanya mereka adalah Pasukan Detasemen 88, pasukan anti teror yang namanya melegenda. Beberapa ahli forensik dan ilmuwan berkeliling mencari korban yang siap untuk diotopsi</span><span lang="FI">. Seketika itu juga muncul sebuah helikopter yang dengan tiba-tiba mendarat di tengah lapangan bola. Dari dalam keluarlah sosok cantik seorang repoter dan juru kamera. Rupanya mereka adalah wartawan televisi. Keduanya pun segera beraksi mencari pihak yang bisa diwawancarai.</span><span id="more-82"></span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Selamat pagi pemirsa, jumpa lagi bersama saya Roro Ayu dalam acara Nyidik, Liputan Seputar Dunia Kriminal. Di belakang saya adalah lokasi tempat kejadian kebakaran misterius semalam. Disamping saya sudah ada komandan Pasukan Detasemen 88, Kolonel Wiryono” reporter cantik itu melaporkan beritanya.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Pak Wiryono, mohon dijelaskan sebenarnya apa yang terjadi semalam di dusun ini? Kenapa hampir seisi tempat ini hangus terbakar?” Roro melayangkan pertanyaanya dengan tajam.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">Sementara itu, dengan senyumannya yang khas Kolonel Wiryono menjawab, ”Apa yang terjadi semalam masih dalam penyelidikan, sepertinya ada hubungannya dengan aksi teror selama ini yang terjadi di negara kita.”</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Maksud anda organisasi teroris Wal Kaheda, yang dipimpin Udin Ngetop?” Roro terus mencoba mengajukan pertanyaan.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">Dengan seutas keraguan terlintas di wajahnya, Kolonel Wiryono menjawab ”Saya belum tahu pasti, karena penyelidikan belum tuntas”. Kemudian dengan santainya ia ngeloyor pergi meninggalkan sang reporter yang masih menyimpan berjuta rasa ingin tahu.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">Kejadian yang diliput oleh sang reporter tadi ditayangkan secara live di layar televisi. Sesosok bayangan manusia terperanjat melihat liputan tadi dari ruang kerjanya. Tak berapa lama kemudian handphonenya berbunyi.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">Sosok tadi segera menyambar handphone dan menjawab panggilan tadi ”Hallo, dengan Professor Wakhid di sini! Siapa ini?”</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Hallo Prof&#8230;masih ingat dengan kami&#8230;sudah melihat liputan di Televisi&#8230;itu baru sebgian kecil” ujar suara dibalik telephon genggam.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Dead Zone!&#8230;Kalian&#8230;memanfaatkan penemuanku&#8230;Biadab&#8230;Sungguh teganya kalian!” sosok yang ternyata bernama Professor Wakhid itu terlihat geram dan marah.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Anda tak perlu marah Prof&#8230;android ciptaan anda luar biasa&#8230;hanya sungguh sayang prof&#8230;mengapa anda melarikan diri dari organisasi. Anda membuat kami kecewa!” Suara dibalik handphone terdengar menggertak.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Kalian memang organisasi Biadab!”</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Ho&#8230;ho&#8230;ho! Anda memang keras kepala Prof, jadi jangan salahkan kami jika hari ini hidup anda akan berakhir!” Suara itu kembali mengancam.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Sungguh Biadab&#8230;Apa yang akan kalian lakukan padaku?” terlihat tubuh prof. Wakhid bergetar ketakutan.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Ciptaan anda sendirilah yang akan menghabisi nyawa anda! Lihatlah sekarang ke luar jendela”</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">Professor Wakhid segera bergerak menuju ke arah jendela dan memandang keluar. Terlihat sosok bertopeng hitam dengan matanya yang merah membara mengarahkan telapak tangannya ke arah sang professor. Seketika itu juga cahaya merah melesat dari telapak tangannya menghantam ke arah jendela tempat professor Wakhid berada, dan BUUUM! Terjadilah sebuah ledakan dahsyat! Akankah sang professor tewas? <span> </span><span> </span><span> </span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0.0001pt;">
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0.0001pt;">
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0.0001pt;">Chapter 2.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI"> </span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">Ledakan pun tak terelakkan. Bisa dimungkinkan jiwa professor Wakhid tidak terselamatkan. Kemudian sosok bertopeng hitam itu segera melesat pergi meninggalkan tempat itu. Kondisi ruangan porak poranda hampir tiada tersisa. Namun siapa sangka desah nafas kehidupan masih terdengar dibalik puing reruntuhan. Memang sungguh luar biasa kekuasaan Tuhan, jika ia masih menginginkan hambanya untuk hidup maka hiduplah dia. Dengan kondisinya yang lemah Professor Wakhid berusaha melepaskan diri dari puing-puing yang menimpanya.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Dead Zone Biadab” Batin sang professor berkata. Lalu iapun segera mengaktifkan PDA di balik kantongnya yang ternyata masih utuh. Dengan tenaga yang tersisa ia berusaha menghubungi sahabatnya DR. Andhika dan Sir M. J.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Ayo segeralah terhubung&#8230;hanya kalianlah harapanku sekarang ini!”</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">Seketika itu juga muncul dua sosok wajah di layar PDA sang Professor. Sosok yang pertama berwajah bijak dengan kulitnya yang agak kehitam-hitaman dan sosok yang kedua berwajah ceria dengan postur agak gemuk. </span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Whassup Bro&#8230;?” Sir M.J mengajukan pertanyaan.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Yo ada apa kiranya&#8230;?” Andhika tak kalah penasaran.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">Professor Wakhid segera menjawab ”Dunia akan kiamat bila kita tidak bertindak sekarang&#8230;Organisasi Dead Zone telah memanfaatkan aku untuk menciptakan mesin penghancur&#8230;tak banyak yang bisa kujelaskan di sini. Nanti kujelaskan di tempat biasa kita bertemu.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">”Okay lah kalau begitu” mereka berdua menjawab serempak.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:18pt;margin:0 0 0.0001pt;"><span lang="FI">Sementara itu di Under Deep Sea, markas organisasi Dead Zone. Semua anggotanya tengah berkumpul dalam rangka persiapan menguasai dunia. (to be continued)<span> </span><span> </span><span> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kurniawan6883.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kurniawan6883.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kurniawan6883.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kurniawan6883.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kurniawan6883.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kurniawan6883.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kurniawan6883.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kurniawan6883.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kurniawan6883.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kurniawan6883.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kurniawan6883.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kurniawan6883.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kurniawan6883.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kurniawan6883.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kurniawan6883.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kurniawan6883.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=82&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/08/06/de-gcs-squad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f1bb8820596f8b7b421f8f8c32db464?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sir Agoes</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Super Sentai: The Legend Continues</title>
		<link>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/12/super-sentai-the-legend-continues/</link>
		<comments>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/12/super-sentai-the-legend-continues/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 09:50:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sir Agoes</dc:creator>
				<category><![CDATA[Free]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kurniawan6883.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat tokoh-tokoh diatas yang kita tonton dulu di layar kaca. Hanya sayangnya kini jadi legenda karena menurut pihak televisi kita tayangan ini nggak nyedot rating pemirsa tinggi. Sayang banget yah&#8230;.well tak terusin kapan2 ah. Ini sedikit profil dari sentai &#8230; <a href="http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/12/super-sentai-the-legend-continues/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=68&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kurniawan6883.files.wordpress.com/2008/06/iconsentaired.gif"><img class="alignnone size-medium wp-image-69" src="http://kurniawan6883.files.wordpress.com/2008/06/iconsentaired.gif?w=291&#038;h=57" alt="" width="291" height="57" /></a></p>
<p>Masih ingat tokoh-tokoh diatas yang kita tonton dulu di layar kaca. Hanya sayangnya kini jadi legenda karena menurut pihak televisi kita tayangan ini nggak nyedot rating pemirsa tinggi. Sayang banget yah&#8230;.well tak terusin kapan2 ah.</p>
<p>Ini sedikit profil dari sentai soldiers pertama, alias sesepuhnya ranger&#8230;yup Go Ranger. (dikutip dari www.supersentai.com) (Sorry banget pake bahasa Inggris&#8230;sekalian belajar yah)</p>
<p><a href="http://kurniawan6883.files.wordpress.com/2008/06/goranger_title.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-75" src="http://kurniawan6883.files.wordpress.com/2008/06/goranger_title.jpg?w=192&#038;h=177" alt="" width="192" height="177" /></a></p>
<p><strong>Himitsu Sentai Goranger (Secret Task Force </strong><strong>Goranger)<br />
</strong>84 episodes<br />
<strong>Movies:</strong> Goranger the Movie<br />
Goranger: The Blue Fortress<br />
Goranger: The Red Death Match<br />
Goranger: Fire Mountain&#8217;s Final Explosion<br />
Goranger: The Bomb Hurricane<br />
<strong>Special:</strong> JAKQ vs. Goranger</p>
<p><img src="/DOCUME~1/TATAUS~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /><img src="/DOCUME~1/TATAUS~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" />As the first sentai series, it is longest running series in the franchise. 		When world peace is threatened by the appearance of the Black Cross, an international secret society  		of evil. United Nations sets up a &#8216;EAGLE&#8217; (Earth Guard League) to combat the threat. Designated as &#8216;Blocks&#8217;, 		this special army is distributed throughout the World. Japan has one of the largest of these &#8216;Blocks&#8217;.<span id="more-68"></span></p>
<p>The Black Cross Army decides to launch a surprise attack against  		the Japanese EAGLE Block due to their fear of the united threat. 		The Black Cross sends five of its most dangerous cyborg operatives to attack Japan&#8217;s various EAGLE  		branches. The Golden Mask to the Eagle Kanto Base, Warrior Mask to the Tohoku Base, Bronze Mask to Kyushu Base, 		Jade Mask to Hokkaido Base, and Poison Gas Mask to Osaka Base. 		Across Japan the Black Cross Army diminish its targets, killing all those who opposed them.</p>
<p>Yet from the ashes of these destroyed bases, the five young survivors of these attacks vowed vengeance and using 		the special interlocking &#8220;key&#8221;, the various survivors are summoned to snackshop &#8216;Gon&#8217;, secret gateway to  		EAGLE Japan&#8217;s main command center in Tokyo by Commander Edogawa Kenpachi. They were  		reorganized to form the Secret Task Force         Goranger, armed with Goranger Suits that gave them         superhuman abilities. Armed with these form fitted suits and other special weapons created by EAGLE scientists,  		they avenged their fallen         comrades by defeating Black Cross&#8217; operatives         and the others that followe</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kurniawan6883.wordpress.com/68/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kurniawan6883.wordpress.com/68/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kurniawan6883.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kurniawan6883.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kurniawan6883.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kurniawan6883.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kurniawan6883.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kurniawan6883.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kurniawan6883.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kurniawan6883.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kurniawan6883.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kurniawan6883.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kurniawan6883.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kurniawan6883.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kurniawan6883.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kurniawan6883.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=68&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/12/super-sentai-the-legend-continues/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f1bb8820596f8b7b421f8f8c32db464?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sir Agoes</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kurniawan6883.files.wordpress.com/2008/06/iconsentaired.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://kurniawan6883.files.wordpress.com/2008/06/goranger_title.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/TATAUS~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/TATAUS~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>EURO 2008: an EUROPHORIA</title>
		<link>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/09/euro-2008-an-europhoria/</link>
		<comments>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/09/euro-2008-an-europhoria/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 05:45:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sir Agoes</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kurniawan6883.wordpress.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[Europhoria, sebuah istilah yang tepat untuk menggambarkan kondisi dan situasi yang dirasakan oleh para penggila bola diseluruh belahan dunia dan Indonesia pada khususnya. Kini kita semua larut dalam kemeriahan ajang piala Eropa, paling tidak hal itulah yang bisa menjadi pengobat &#8230; <a href="http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/09/euro-2008-an-europhoria/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=65&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Europhoria, sebuah istilah yang tepat untuk menggambarkan kondisi dan situasi yang dirasakan oleh para penggila bola diseluruh belahan dunia dan Indonesia pada khususnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kini kita semua larut dalam kemeriahan ajang piala Eropa, paling tidak hal itulah yang bisa menjadi pengobat rindu untuk kita yang sekarang ini sedang dihadapkan pada masalah kenaikan harga BBM, tindak aksi kekerasan dan pilkada.<span id="more-65"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sepak Bola atau lebih dikenal sebagai “Soccer” di layar lebar memang bisa membuat orang gila. Sepak Bola, Foot ball, soccer atau apalah orang menyebutnya memang bukan sekedar “sport” tetapi sudah menjadi “part of the entertainment” yang mengharu biru. Mulai kemarin malam kita disuguhi sebuah sajian kegilaan yang bisa kita lihat dengan gamblang pada pagelaran Euro 2008.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Entah berapa puluh orang bahkan beratus atau beribu orang, baik yang mengaku penggila bola ataupun bahkan tidak suka bola pun ikut larut nongkrong di depan televisi menyaksikan 22 orang berlarian memperebutkan bola sepak di tengah lapangan. Hal tersebut bisa dipastikan meskipun sampai saat ini belum ada lembaga sensus yang melakukan pendataan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kita semua dengan rela menjagokan tim-tim jagoannya mulai dari tim Panser Jerman, Tim Oranye Belanda, Les Chevaliers Francais dan beberapa tim populer lainya. Hampir tiap malam mata kita dimanjakan oleh permainan bagus, berkualitas dan memukau dari pemain-pemain Pro yang melanglang buana di La Liga, Bundes Liga, Liga Champion, Barclays Premiere, ataupun Liga Italia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Bagi sebagian besar penggila bola di dunia, Euro 2008 kali ini ibaratnya sama meriah dengan Piala Dunia beberapa tahun lalu. Sepak bola kapanpun dimanapun tak ayal lagi menjadi atribut suatu bangsa, komunitas ataupun budaya. Sebagai contoh, nasionalisme kita seakan-akan terpanggil begitu kesebelasan tim merah putih berlaga di Gelora Bung Karno dengan berhasil menekuk Bahrain 2-1 (sorry kalo salah maklum lupa). Hal tersebut menimbulkan sikap optimisme dan nasionalisme kita. Tidak ada perpecahan antar suporter seperti yang sering dibicarakan di mass media. Semuanya menyatu di bawah panji-panji sang saka Merah Putih. Begitu hebatnya bersatu karena Bola.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sindhunata dalam artikelnya yang berjudul Air Mata Bola dimuat di Kompas tahun 2002, mengatakan “Sepak Bola akan menjadi sebuah misteri, dan terhadap misteri tersebut orang hanya bisa menyerah dengan perasaan romantis dan tergila-gila.</p>
<p><span style="font-size:12pt;">Ya<span> </span>memang tidak bisa dipungkiri lagi selama perhelatan akbar Euro 2008 di luar lapangan hijau kita bisa menyaksikan euphoria yang menggila dari para penggila bola. Euphoria dan kegilaan orang-orang terhadap aksi 16 negara Eropa di lapangan hijau untuk memperebutkan supremasi tertinggi sebagai champion. Yah paling tidak mari kita iringi saja Euro 2008 kali ini dengan lagu dari Queen….We are the Champion! </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kurniawan6883.wordpress.com/65/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kurniawan6883.wordpress.com/65/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kurniawan6883.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kurniawan6883.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kurniawan6883.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kurniawan6883.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kurniawan6883.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kurniawan6883.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kurniawan6883.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kurniawan6883.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kurniawan6883.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kurniawan6883.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kurniawan6883.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kurniawan6883.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kurniawan6883.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kurniawan6883.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=65&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/09/euro-2008-an-europhoria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f1bb8820596f8b7b421f8f8c32db464?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sir Agoes</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hidup Janganlah Tertidur</title>
		<link>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/07/hidup-janganlah-tertidur/</link>
		<comments>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/07/hidup-janganlah-tertidur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2008 04:48:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sir Agoes</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kurniawan6883.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Untuk dapat menikmati hidup, hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah menjadi SADAR. Inti kepemimpinan adalah kesadaran. Inti spiritualitas juga adalah kesadaran. Banyak orang yang menjalani hidup ini dalam keadaan &#8221;tertidur.&#8221; Mereka lahir, tumbuh, menikah, mencari nafkah, membesarkan anak, dan &#8230; <a href="http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/07/hidup-janganlah-tertidur/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=50&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;">Untuk dapat menikmati hidup, hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah menjadi SADAR. Inti kepemimpinan adalah kesadaran. Inti spiritualitas juga adalah kesadaran. Banyak orang yang menjalani hidup ini dalam keadaan &#8221;tertidur.&#8221; Mereka lahir, tumbuh, menikah, mencari nafkah, membesarkan anak, dan akhirnya meninggal dalam keadaan &#8221;tertidur.&#8221;</span><span id="more-50"></span><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">Analoginya adalah seperti orang yang terkena hipnotis. Anda tahu di mana menyimpan uang. Anda pun tahu persis nomor pin Anda. Dan Andapun menyerahkan uang Anda pada orang tidak dikenal. Anda tahu, tapi tidak sadar. Karena itu, Anda bergerak bagaikan robot-robot yang dikendalikan orang lain, lingkungan, jabatan, uang, dan harta benda.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">Pengertian menyadari amat berbeda dengan mengetahui. Anda tahu berolah raga penting untuk kesehatan, tapi Anda tidak juga melakukannya. Anda tahu memperjualbelikan jabatan itu salah, tapi Anda menikmatinya. Anda tahu berselingkuh dapat menghancurkan keluarga, tapi Anda tidak dapat menahan godaan. Itulah contoh tahu tapi tidak sadar!</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">Kematian mungkin merupakan satu stimulus terbesar yang mampu menyentakkan kita. Banyak tokoh terkenal meninggal begitu saja. Mereka sedang sibuk memperjualbelikan kekuasaan, saling menjegal, berjuang meraih jabatan, lalu tiba-tiba saja meninggal. Bayangkan kalau Anda sedang menonton film di bioskop. Pertunjukan sedang berlangsung seru ketika tiba-tiba listrik padam. Petugas bioskop berkata, &#8221;Silakan Anda pulang, pertunjukan sudah selesai!&#8221; Anda protes, bahkan ingin menunggu sampai listrik hidup kembali. Tapi, si penjaga hanya berkata tegas, &#8221;Pertunjukan sudah selesai, listriknya tidak akan pernah hidup kembali.&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">Hidup ini seringkali menipu dan meninabobokan orang. Untuk menjadi bangun kita harus sadar mengenai tiga hal, yaitu siapa diri kita, darimana kita berasal, dan ke mana kita akan pergi. Untuk itu kita perlu sering mengambil jarak dari kesibukan kita dan melakukan kontemplasi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">Ada</span><span style="font-size:10pt;"> sebuah ungkapan menarik dari seorang filsuf Perancis, Teilhard de Chardin, &#8221;Kita bukanlah manusia yang mengalami pengalaman-pengalaman spiritual, kita adalah makhluk spiritual yang mengalami pengalaman-pengalaman manusiawi.&#8221; Manusia bukanlah &#8221;makhluk bumi&#8221; melainkan &#8221;makhluk langit.&#8221; Kita adalah makhluk spiritual yang kebetulan sedang menempati rumah kita di bumi. Tubuh kita sebenarnya hanyalah rumah sementara bagi jiwa kita. Tubuh diperlukan karena merupakan salah satu syarat untuk bisa hidup di dunia. Tetapi, tubuh ini lama kelamaan akan rusak dan akhirnya tidak dapat digunakan lagi. Pada saat itulah jiwa kita akan meninggalkan &#8221;rumah&#8221; untuk mencari &#8221;rumah&#8221; yang lebih layak. Keadaan ini kita sebut meninggal dunia. Jangan lupa, ini bukan berarti mati karena jiwa kita tak pernah mati. Yang mati adalah rumah kita atau tubuh kita sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">Coba Anda resapi paragraf diatas dalam-dalam. Badan kita akan mati, tapi jiwa kita tetap hidup. Kalau Anda menyadari hal ini, Anda tidak akan menjadi manusia yang ngoyo dan serakah. Kita memang perlu hidup, perlu makanan, tempat tinggal, dan kebutuhan dasar lainnya. Bila Anda sudah mencapai semua kebutuhan tersebut, itu sudah cukup! Buat apa sibuk mengumpul-ngumpulkan kekayaan &#8212; apalagi dengan menyalahgunakan jabatan &#8212; kalau hasilnya tidak dapat Anda nikmati selama-lamanya. Apalagi Anda sudah merusak jiwa Anda sendiri dengan berlaku curang dan korup. Padahal, jiwa inilah milik kita yang abadi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">Lantas, apakah kita perlu mengalami sendiri peristiwa-peristiwa yang pahit tersebut agar kita sadar? </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">Jawabnya: ya! Tapi kalau Anda merasa cara tersebut terlalu mahal, ada cara kedua yang jauh lebih mudah: Belajarlah MENDENGARKAN. Dengarlah dan belajarlah dari pengalaman orang lain. Bukalah mata dan hati Anda untuk mengerti, mendengarkan, dan mempertanyakan semua pikiran dan paradigma Anda. Sayang, banyak orang yang mendengarkan semata-mata untuk memperkuat pendapat mereka sendiri, bukannya untuk mendapatkan sesuatu yang baru yang mungkin bertentangan dengan pendapat mereka sebelumnya. Orang yang seperti ini masih tertidur dan belum sepenuhnya bangun. </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kurniawan6883.wordpress.com/50/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kurniawan6883.wordpress.com/50/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kurniawan6883.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kurniawan6883.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kurniawan6883.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kurniawan6883.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kurniawan6883.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kurniawan6883.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kurniawan6883.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kurniawan6883.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kurniawan6883.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kurniawan6883.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kurniawan6883.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kurniawan6883.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kurniawan6883.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kurniawan6883.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=50&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/07/hidup-janganlah-tertidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f1bb8820596f8b7b421f8f8c32db464?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sir Agoes</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>THE FOUR TYPE OF MAN</title>
		<link>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/the-four-type-of-man/</link>
		<comments>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/the-four-type-of-man/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 09:09:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sir Agoes</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kurniawan6883.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[There is opinion from a wise man that said there are four types of man in this world, and it can be stated on this sentence below: 1. He who knows not and knows not he knows not, he is &#8230; <a href="http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/the-four-type-of-man/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=39&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">There is opinion from a wise man that said there are four types of man in this world, and it can be stated on this sentence below:</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:6pt 0 6pt 54pt;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span>1.<span> </span></span></span></em><!--[endif]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">He who knows not and knows not he knows not, he is a fool. Shun him!</span></em></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:6pt 0 6pt 54pt;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span>2.<span> </span></span></span></em><!--[endif]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">He who knows not and knows he knows not, he is dimple. Teach him!</span></em></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:6pt 0 6pt 54pt;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span>3.<span> </span></span></span></em><!--[endif]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">He who knows and knows not he knows, he is sleep. Wake him!</span></em></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:6pt 0 6pt 54pt;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span>4.<span> </span></span></span></em><!--[endif]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">He who knows and knows he knows, he is wise. Follow him!</span></em></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">This combination of words came from Arabic, and when we pondering they have a deep meaning.</span><span id="more-39"></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Of course, the man on the first type is the most dangerous person. This kind of man knows little, but he thinks that he knows everything. Because of it he became pretends to know and annoying. The Englishman poet, Alexander Pope said, <em>“A little learning is a dangerous thing”</em>.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">The words fool actually is not too rude; sometimes people use it in a context that has a mean stupid, idiot and moron. But when someone called a fool, he is not stupid. He is only a fool person, like a song which has a title <em>“Everybody’s Somebody’s Fool”</em>, that sung by <em><span style="text-decoration:underline;">Connie Francis</span></em>.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">If all of the people in the world including professors or the most genius man in this world such as <em><span style="text-decoration:underline;">Einstein</span></em> or <em><span style="text-decoration:underline;">Bill Gates</span></em> are in love, they will be foolish persons and when they asked to do anything for love they will do it. Actually the words <em>“Who knows not”</em> are unusual to use, because they are not fit with grammar. And the correct is <em>“Who does not know”</em>, but because of this words was a statement from a smart person in a poem <em>“Who knows not”</em> can be used legally.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Back into the type of men, if it’s possible of course all of us want to be the man on the fourth type. The smart person, that knows if he is smart, because of it he should be a wise persons. But it has no wrong if we became the man on the second type. We are not smart in every subject, because of it we don’t be a person who always pretended to know. But we should learn and study everyday so we will know.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Than become the man on the first type, it’s better for us to be the man on the third type. The smart persons who knows and knows not he knows; of course they will be a low profile persons, and doesn’t want to show their selves. But on the other side sometimes we can be considered as a foolish person.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;">As a human we should do the best for our life, so we should avoid became the man on the fist type. But it’s very difficult because in many thing people always became this type, always pretends to know although he doesn’t know, pretends to smart but in the fact is different.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kurniawan6883.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kurniawan6883.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kurniawan6883.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kurniawan6883.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kurniawan6883.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kurniawan6883.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kurniawan6883.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kurniawan6883.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kurniawan6883.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kurniawan6883.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kurniawan6883.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kurniawan6883.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kurniawan6883.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kurniawan6883.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kurniawan6883.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kurniawan6883.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=39&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/the-four-type-of-man/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f1bb8820596f8b7b421f8f8c32db464?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sir Agoes</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KINDS OF LOVE IN THIS LIFE</title>
		<link>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/the-kinds-of-love-in-this-life/</link>
		<comments>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/the-kinds-of-love-in-this-life/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 09:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sir Agoes</dc:creator>
				<category><![CDATA[e-book]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kurniawan6883.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Love is an important part of our life. Without love life is feel empty, dull and has no meaning at all. But love can also make somebody’s become blind. Wise man said, actually in this world has only 4 kinds &#8230; <a href="http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/the-kinds-of-love-in-this-life/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=35&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span> </span>Love is an important part of our life. Without love life is feel empty, dull and has no meaning at all. But love can also make somebody’s become blind. Wise man said, actually in this world has only 4 kinds of love and it can be written in this sentence below:</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:6pt 0 6pt 54pt;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span>1.<span> </span></span></span></em><!--[endif]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">I love because I am loved</span></em></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:6pt 0 6pt 54pt;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span>2.<span> </span></span></span></em><!--[endif]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">I am loved because I love</span></em></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:6pt 0 6pt 54pt;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span>3.<span> </span></span></span></em><!--[endif]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">I love you because I need you</span></em></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:6pt 0 6pt 54pt;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span>4.<span> </span></span></span></em><!--[endif]--><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">I need you because I love you</span></em></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Love in here not only can be meant as love between men and women, boys and girls but also love between father and mother, father and sons, brothers and sisters and so on.</span><span id="more-35"></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">The first love, that stated above in number 1 can be said as the most safety love. The person that followed this love, they wont loved somebody before they know exactly that the persons they loved will love them too. With another words, this kind of love loves that exist in children circles. If we loved children, they mostly will love us too. For another example like a cat, he will love us when we take care and love him.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">I loved because I am loved, usually used also by the adult. Because they are feel afraid if their heart will be broken. Because of it they don’t want to love somebody before they know if the person that they loved loves them.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">The second love is a great love. The persons that used it are persons that very brave to take all the risk. They will love someone first, with a hope their love will be replied. If it refused, what can be said? Because this life is full with risk isn’t?</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">A good manner if we take an initiative to love someone. In several movies this kind of love always used, and many people that at the first refuse the love. At the end they will fall in love, because they are always loved without reward in happiness or sadness.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;">What about with <em>“I love you because I need you?”</em> For this kind of love, I am sorry; this kind of love is a selfish love. I love her because I need him; if I didn’t love him anymore I didn’t need him anymore. Like what an aphorism said <span style="text-decoration:underline;">after we feel the sweet, when it became bitter we throw the chew</span> <em>[habis manis sepah dibuang]</em>. The persons who followed this kind of love are an individualistic and a selfish person that always want to win everyday and don’t want to be criticized and they also have a big ego. Because of it with proudly they said, <em>“I love you cause I need you”</em> or with other words <em>“Love for you will stop the moment I no longer need you, I will stop loving you the moment I no longer need you”</em>.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">And now we come on the last love. The followers <em>“I need you because I love you”</em> is the person that we should respect and appreciate. He needs you, because he loves you. So, first he loves you then he needs you. It’s mean he will always need you. And <em>“I need you because I love you”</em> is similar with <em>“I love you because you are you”</em> or <em>“I love you still but know not why?”</em></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">So, when we said <em>“I love you because of your eyes “</em> is so ridiculous. Because when her eyes have problems such as, blind or cross-eyed you won’t love her anymore.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;">And for the last word, I hope all this kind of love can help you to understand what kind of lover you are.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kurniawan6883.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kurniawan6883.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kurniawan6883.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kurniawan6883.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kurniawan6883.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kurniawan6883.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kurniawan6883.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kurniawan6883.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kurniawan6883.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kurniawan6883.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kurniawan6883.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kurniawan6883.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kurniawan6883.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kurniawan6883.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kurniawan6883.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kurniawan6883.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=35&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/the-kinds-of-love-in-this-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f1bb8820596f8b7b421f8f8c32db464?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sir Agoes</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>COLOR MEANS IN OUR LIVE</title>
		<link>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/color-means-in-our-live/</link>
		<comments>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/color-means-in-our-live/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 08:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sir Agoes</dc:creator>
				<category><![CDATA[e-book]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kurniawan6883.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Colors are the important element in our life. Why? Because colors can make our life seems beautiful, and life without colors is imperfect. Imagine what the world and our life will be if there are no colors? Of course we &#8230; <a href="http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/color-means-in-our-live/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=33&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Colors are the important element in our life. Why? Because colors can make our life seems beautiful, and life without colors is imperfect. Imagine what the world and our life will be if there are no colors? Of course we will live in a monotone world, because everyday we only see the same colors if not black is white.</span><span id="more-33"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">But thanks God we live with many colors that can make our life more alive. In daily life we can find so many colors such as white, black, blue, red, bluish white, yellowish red, etc.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Colors always connected with our daily activity. Green for example, always connected with jealous. <em>“She is green with jealousy”</em> it’s mean she is very angry because of jealous with someone. Of course green in here has no connection with the real green color. So, don’t you ever think if a jealous person is always having a green color?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Red is always connected with angry, <em>“He is red with anger”</em>. But red can also related with shy or bore, like in this sentence <em>“she turns red”</em>, a variation from <em>“she blushes”</em>. And <em>“To be caught red handed”</em> is catch by someone when still doing crime activities.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Blue can be related with sadness, mourn or having bad condition. Like in <em>“Blue Christmas”</em> or <em>“Comfort me when I’m blue”</em>. <em>“Blue Moon</em> (titled of a song)<em>”</em> related with sadness and loneliness because of leaved by her lovers. But <em>“Blue blood”</em> is a aristocracy descent. <strong>Blues</strong> is a sad song that always sings by black Americans.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Yellow always used in connection with afraid or coward, for example <em>“Have you turn yellow?”</em> But yellow sometimes can used to replace green in <em>“Green with jealousy”</em> so it became <em>“Yellow with jealousy”</em>. <strong>Yellow paper</strong> is a newspaper that always reported sensational news that content of gossip or issues.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Black commonly related with some things evil and cruel, for example <em>black powers, black magic, He has got a black heart.</em> <strong>Black Comedy</strong> is a comedy that shown the tragic situation and seriously, or the uncomfortable moment that shown in a comedy. Like in <em>“Prizzi’s Honor”</em>, a film that was starred by <em><span style="text-decoration:underline;">Jack Nicholson</span></em>. Black can be meant sadness, like in <strong>black day</strong> or <strong>black Sunday</strong> (Sunday that full with great disaster).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">White connected with pure, holy, or kindness. But sometimes can be related with some things that uncomfortable, for example <em>”White with rage (very angry)”</em> or <em>“White with fright (very afraid)”</em>. <strong>White night</strong> is a nights when you can’t sleep well. <strong>White coffee</strong> is a mixture between coffee and milk that in Indonesia called <em>“Kopi susu”</em> and in Italian called <em>“Cappuccino”</em>. So if you asked<em>, “Do you want to have your coffee black or white sir?”</em> you can answer<em>, “I want my coffee white”</em>. <strong>White lie</strong> is a lie that means not to harm someone’s feelings. As the example when a patient have a chronic illness, and he will die soon, as a doctor when we said the truth, of course it’s too cruel for him. So the doctor will said <em>“Don’t worry you will recover soon!”</em></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">So colors are having so many uses in our lives, not only as a media to make our properties beautiful but also can be used in our daily languages. And for the last word in this world are nothing that not useful, everything is having own functions and advantages. Well I hope we can learn from the easy thing like color in our life.<span> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kurniawan6883.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kurniawan6883.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kurniawan6883.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kurniawan6883.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kurniawan6883.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kurniawan6883.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kurniawan6883.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kurniawan6883.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kurniawan6883.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kurniawan6883.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kurniawan6883.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kurniawan6883.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kurniawan6883.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kurniawan6883.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kurniawan6883.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kurniawan6883.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kurniawan6883.wordpress.com&amp;blog=2834666&amp;post=33&amp;subd=kurniawan6883&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kurniawan6883.wordpress.com/2008/06/06/color-means-in-our-live/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f1bb8820596f8b7b421f8f8c32db464?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sir Agoes</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
