Monthly Archives: August 2008

De GCS Squad

Chapter 1.

Dusun Rowoasri pekat malam itu. Pohon-pohon albasia yang menyelimutinya menampakkan bayang-bayang kelam, juga pohon kopi dan asem. Hanya suara kelelawar menggoyang-goyang buah rambutan di pohonnya yang juga gelap. Mungkin akan hujan, mungkin juga tidak.

Tak ada yang tahu, bahwa ada sekelebat bayangan melintas. Cepat seperti kilat. Tak jelas wujudnya,  tapi kilauan matanya seperti kilauan mata kucing tertimpa sinar bulan di musim kemarau. Tapi dengusnya adalah nafas manusia. Kemudian terdengar suara berderak. Ada beberapa keributan, teriakan dan juga lengkingan. Dengan sangat cepat kelebat bayangan itu melesat pergi. Seketika suasana dusun Rowoasri menjadi ramai, hampir semua rumah terbakar. Teriakan penduduk bersahut-sahutan, ada yang meminta tolong ada yang berusaha menyelamatkan diri.

Pagi harinya, ketika matahari belum penuh keluar dari timur. Sekelompok pasukan khusus telah berjaga di sekitar dusun Rowoasri. Rupa-rupanya mereka adalah Pasukan Detasemen 88, pasukan anti teror yang namanya melegenda. Beberapa ahli forensik dan ilmuwan berkeliling mencari korban yang siap untuk diotopsi. Seketika itu juga muncul sebuah helikopter yang dengan tiba-tiba mendarat di tengah lapangan bola. Dari dalam keluarlah sosok cantik seorang repoter dan juru kamera. Rupanya mereka adalah wartawan televisi. Keduanya pun segera beraksi mencari pihak yang bisa diwawancarai. Continue reading